Sosial Media

twiiter

youtube

instagram

Wednesday, 12 April 2017 14:21

Promosi Budaya Sumba, Sambil Kampanye Anti Narkoba

Promosi Budaya Sumba, Sambil Kampanye Anti Narkoba Media Online

Jakarta, cegahnarkoba, Ikatan Keluarga Besar Sumba Jakarta, Minggu 9/4 menggelar pagelaran budaya Sumba bertema “ Go To Sumba The Pristine Island”. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Car Free Day (CFD) di jalan Jenderal Sudirman itu menampilkan ragam tarian asal sumba dan kain tenun dengan kualitas terbaik.

Acara tersebut menjadi menarik karena terselip pesan anti narkoba di dalamnya. Senior sekaligus penggagas acara tersebut Yanto Umbu Pada Boliyora mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian orang Sumba di Jakarta untuk mempromosikan Sumba agar di kenal oleh masyarakat Indonesia dan dunia. Menurutnya Sumba memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang pariwisata.

Terkait dengan kemasan pesan anti narkoba pada kegiatan itu, Yanto mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba harus menjadi tanggung jawab semua warga negara untuk melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Budaya Sumba sangat mendukung BNN dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba ujar Yanto.  

Peserta CFD diberikan informasi tentang ragam budaya Sumba dan objek wisata yang terdapat disana. Panitia yang mayoritas menggunakan atribut Sumba terlihat menyapa dan  membagikan brosur tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Sesekali para peserta mengabadikan moment langka itu dengan foto bersama sambil memegang stiker stop narkoba.

Yenni Anggraini peserta CFD mengapresiasi kegiatan itu. Menurut selain menyaksikan pagelaran budaya peserta CFD juga mendapat informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

“ini kolaborasi yang sangat positif. Ada budaya Sumba yang unik, kemudian ada kampanye anti narkoba” ujar Yenni.

Kampanye seperti lanjut Yenni harus terus dilakukan karena memiliki dampak yang besar. “kampanyenya jangan terlalu formal, bikin yang sederhana seperti ini saja. Pesannya muda kita tangkap tutup Yenni. (osc)

#stopnarkoba

Read 67320 times
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…