Sosial Media

twiiter

youtube

instagram

Husni Mahendra Pratama

Husni Mahendra Pratama

Jakarta, Indonesiabergegas – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia terus dilakukan. Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) memanfaatkan kampanye kesehatan bersama rekanan dan kolega serta segenap masyarakat sekitar hadir dan mengajak masyarakat untuk mencintai kehidupan, kembali kepada kebiasaan sehat dan memiliki pola hidup yang lebih sehat dan tidak lupa  pembekalan-pembekalan singkat Pencegahan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dikemas dengan sederhana dan menarik agar antusiasme masyarakat meningkat terhadap P4GN.

Mengambil lokasi di Lapangan Banteng Utara (Minggu,11/3) acara perdana yang dilaksanakan Laboratorium Klinik Gunung Sahari mengusung tema Jalan Sehat : Healthy Family Happy Family yang diikuti peserta dari masyarakat umum, sekolah-sekolah sekitar, pelanggan lab klinik gunung sahari, komunitas-komunitas dari klub pembaca, klub kesehatan, karyawan dari rekanan dan kolega Lab Gunung Sahari.

Dalam kesempatan yang sama, Dea Rhinofa  Penyuluh P4GN Deputi Bidang Pencegahan juga menyampaikan jenis-jenis narkoba baru yang tergabung dalam New Psyhcoactive Substances.

“Kampanye ini merupakan wujud kepedulian kita semua untuk menyelamatkan bangsa dan negara khususnya bagi generasi muda, agar lebih penasaran bagaimana caranya mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba. Dimulai juga dari lingkungan keluarga, agar lebih waspada dan siap membantu pemerintah untuk memerangi narkoba".

Etty Purwati selaku Ketua Panitia Pelaksana juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin dengan Badan Narkotika Nasional "Penerapan pola hidup sehat bisa ditingkatkan sejak dini, karena itu dengan mengajak keluarga dari anak-anak, bapak dan ibu untuk melakukan hal yang simple, yaitu jalan sehat bersama"

Acara ini juga diisi dengan hiburan-hiburan menarik dan booth-booth dari PT. KAI, Pocari Sweat, Tabloid Nova, PT. Yamaha dan lain sebagainya. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan siaran dari Radio Cegah Narkoba Streaming. (cindy)

#stopnarkoba 

Jambi, Indonesiabergegas – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jambi bekerjasama dengan Pemerintah Kota dan Kwarcab Pramuka Kota Jambi kembali mencetak penerus Duta Anti Narkoba Pramuka Kota Jambi angkatan ke-2, yang sebelumnya telah sukses membentuk Duta Anti Narkoba Pramuka Kota Jambi pada tahun 2016.

Duta Anti Narkoba Pramuka Kota Jambi terdiri dari 100 anggota penegak utusan SMA, SMK, MA se-kota. Sebelumnya, peserta Duta Anti Narkoba telah mendapatkan pembekalan materi oleh tim yang terdiri dari BNN Kota Jambi, Dinas Kesehatan Kota Jambi, Pelatih Polda Jambi, Kodim 0415 Batanghari dan Pembina Kwarcab Pramuka Kota Jambi.

Acara dibuka oleh Wakil Walikota Jambi Drs. H. Abdullah Sani. Pembekalan diberikan selama 3 hari mulai tanggal 21 – 23 Februari 2017, di ruang Pola Kantor Walikota Jambi dengan materi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) oleh Kasi Pencegahan dan Pemberdayan (P2M) BNN Kota Jambi, Latifah Leadership dan Kepribadian, Wawasan Kebangsaan, dan Public Speaking, pada Jumat (24/2).

Diakhir kegiatan, peserta Duta Anti Narkoba Pramuka  Kota Jambi akan menjalani tes kelulusan. Peserta yang dinyatakan lulus sebagai Duta Anti Narkoba Pramuka Kota Jambi memiliki tugas melakukan gerakan anti narkoba di lingkungan keluarga dan sekolah. Mereka berkewajiban menyerahkan laporan pelaksanaan kegiatan tiap bulannya. Dan sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Jambi memberikan intensif bulanan kepada Duta yang telah menjalankan tugas dan kewajibannya.

Kegiatan Duta Anti Narkoba kedepannya akan dijadikan agenda rutin antara 3 lembaga yaitu BNN Kota Jambi, Pemerintah Kota Jambi dan Kwarcab Kota Jambi. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak remaja Jambi yang imun terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Serta menjadi bagian aktif dalam upaya P4GN di Kota Jambi. (Ang)

#stopnarkoba

Sumber: Humas BNNK Jambi

Wednesday, 22 February 2017 15:36

Rapat Koordinasi dan Sinergi Pelaksanaan P4GN

Jakarta, Indonesiabergegas - Dalam rangka pelaksaan program tahun anggaran 2017 Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar rapat koordinasi dan sinergi dengan melibatkan seluruh SDM yang dimiliki.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat di lingkungan BNN, Kepala BNN Provinsi (BNNP) dan Kepala BNN Kabupaten / Kota  (BNNK) seluruh Indonesia.

Acara ini berlangsung di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, antara 21 s/d 23 Februari 2016.

Sekretaris Utama BNN Drs. Gatot Subiyaktoro, mengatakan acara merupakan persiapan BNN agar program kerja di tahun 2017 dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Selain itu lanjut Gatot, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi kepada BNNP dan BNNK tentang peraturan juga target BNN di tahuh 2017.

Pada kesempatan yang sama hadir pula Deputi Pencegahan BNN, Drs. Ali Johardi. Dalam paparannya Ali Johardi mengajak seluruh peserta untuk mengenali terlebih dahulu tentang tugas pokok yang menjadi sasaran dalam bidang pencegahan.

Menurut Ali Johardi, masih banyak yang belum bisa membedakan antara sasaran Deputi Bidang Pencegahan dan Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Hal ini penting untuk diingatakan kepada peserta agar terjadi pembagian tugas dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tutupnya. (oscar)

#stopnarkoba 

Karimun, Indonesiabergegas – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun bekerjasama dengan Program Kemitraan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Karimun dan Badan Kontak Majelis Taklim  (BKMT) Kecamatan Karimun mengadakan Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), pada Selasa (21/2).

Kegiatan tersebut dilaksanakan karena Wilayah Kabupaten Karimun yang terdiri dari 8 kecamatan, 4 (empat) diantaranya berada di luar pulau Karimun dan sangat berdekatan dengan negara tetangga terutama Malaysia dan Singapura sangat rentan terhadap masuknya narkoba.

Kegiatan dengan tema “Penyuluhan P4GN bagi ibu rumah tangga dalam membangun keluarga sehat tanpa narkoba keluarga sejahtera” diikuti kurang lebih 50 orang dari ibu-ibu perwakilan BKMT dan PERMATA Desa Parit.

Narasumber dari BNNK Karimun, Tsaniya Azmi menyampaikan materi tentang Bahaya Narkoba. Dalam penjelasannya bahwa angka prevalensi pengguna narkoba di Indonesia, semakin bertambah dan jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba, ciri-ciri pengguna narkoba dan peran orangtua dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba terutama di lingkungan keluarga.

Tsaniya mengatakan, dampak penyalahgunaan narkoba bermacam-macam ada dampak kesehatan sosial dan hukum.

“Lebih lanjut yang paling berbahaya adalah dampak kesehatan kerena narkoba merusak jaringan otak manusia dan tidak bisa sembuh, tetapi bisa di pulihkan saja. Lebih fatal lagi dalam dampak kesehatan bila salah pemakaian jarum suntik, bisa menimbulkan penyakit HIV AIDS yang sampai saat ini belum ada obatnya” ujar Tsaniya di Balai Pertemuan Desa Parit yang merupakan salah satu pulau yang terletak di luar Pulau Karimun.

“Harapan dari kegiatan ini adalah agar peserta faham dan tahu akan bahaya narkoba dan peserta dapat menjadi kader anti narkoba serta sebagai benteng utama di keluarga dan diharapkan dapat menyebarluaskan informasi materi yang disampaikan tersebut kepada masyarakat lainnya agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” Kata Tsaniya. (Tsa)

 

#stopnarkoba

Sumber: Humas BNNK Karimun 

Monday, 20 February 2017 15:58

Pembekalan P4GN Pada Mahasiswa KKN

Maluku Utara, Indonesiabergegas – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara MALUT diundang sebagai salah satu Narasumber pada pembekalan mahasiswa peserta Kuliah Bersama Masyarakat (KUBERMAS) Tahap II Tahun Akademik 2016/ 2017 dengan Thema kegiatan, "Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Percepatan Program Pembangunan Pedesaan Melalui Kurikulum Tematik" pada Senin, (20/02) di Aula Serbaguna Universitas Khairun Ternate.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Malut, Drs. Hairuddin Umaternate, M.Si sebagai salah satu Narasumber pada kegiatan ini membawakan materi dengan judul "Peran Generasi muda dalam Program P4GN" yang diikuti sejumlah 253  mahasiswa.

“Mahasiswa sebagai pemuda potensial dalam mengawal pembangunan khususnya di desa diharapkan memiliki kesadaran terutama karena kondisi darurat narkoba yang dialami bangsa” ujar Hairuddin.

"Untuk itu momen KUBERMAS ini menjadi media bagi mahasiswa untuk berperan dalam sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba ke masyarakat di desa lokasi Kubermas," Kata Hairuddin.

Kabid P2M ini juga menegaskan dibutuhkan kesadaran dan komitmen, serta pengetahuan tentang Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), keterampilan dalam menyampaikan informasi sehingga mahasiswa mampu mandiri dalam berbagi informasi program P4GN dan bersinergi dengan BNN dalam membangun masyarakat desa yang bersih narkoba

Hairuddin juga berharap dengan wilayah KUBERMAS di desa-desa di Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Pulau Taliabu dan Kota Ternate  ini sangat membantu tugas BNNP terutama karena wilayah ini belum ada BNN Kabupaten/Kota. (ZUL)

#Stopnarkoba

Sumber : HUMAS BNNP MALUT

Monday, 20 February 2017 15:30

BNNP MALUT MoU Badan Kontak Majelis Ta'lim

Maluku Utara, Indonesiabergegas -  Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku Utara (MALUT) melaksanakan penandatanganan MoU atau nota kesepahaman antara Badan Kontak Majelis Ta'lim (BKMT) Prov. MALUT yang dilaksanakan pada Minggu (19/2) yang lalu, bertempat di Gedung Dhuafa Centre Kota Ternate.

Dalam acara tersebut BNN Prov. Malut diwakili oleh Kabag Umum, Drs. Fatahillah Syukur M.Si dan BKMT Prov. Malut oleh Ketua, Hj. Sida Bachmid, disaksikan oleh Ketua BKMT Pusat, Hj. Syifa Fauzia, M. Arch.

Kesepahaman kerjasama ini difokuskan pada Kerjasama dalam bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui Kader Penggiat Anti Narkoba dari ibu-ibu Majelis Ta'lim yang dikuatkan dengan peningkatan kapasitas dan skill oleh BNNP Malut dan sosialisasi dan penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba ke masyarakat bersama BKMT. (Zul)

#stopnarkoba

Sumber: Humas BNNP MALUT 

Jakarta, Indonesiabergegas - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama PT Angkasa Pura I menandatangani Nota Kesepahaman (Mou) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika pada Masyarakat Pengguna Lalu Lintas udara, yang dilakukan pada hari ini, Jumat (17/2) di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat.

MoU ini merupakan bentuk kesungguhan tekad dan komitmen nyata dari PT Angkasa Pura I dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Mou ini sangat penting sebab dapat mengoptimalkan langkah-langkah konkrit dalam upaya penanganan masalah narkotika dan prekursor narkotika khususnya bagi masyarakat pengguna lalu lintas udara.

Ruang lingkup dari Nota Kesepahaman ini meliputi, Diseminasi informasi dan advokasi tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Publisitas dan Kampanye Anti Narkoba, Peningkatan peran serta sebagai Penggiat Anti Narkoba. Deteksi dini atas penyalahgunaan Narkotika melalui tes atau uji narkoba dan  Pertukaran data dan informasi terkait upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Beberapa hal lainnya yang diatur dalam MoU ini yaitu pengawasan lalu lintas orang dan barang yang dicurigai melalui prasarana dan sarana penerbangan untuk kepentingan penyelidikan dan atau penyidikan terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

Dengan komitmen ini, diharapkan terjadinya sinergitas antara BNN dan PT. Angkasa Pura I sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi upaya P4GN yang berorientasi pada keselamatan generasi muda dan kesejahteraan bangsa. (Osc)

 

#stopnarkoba 

Page 1 of 25
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…